LIVING QUR’AN DALAM TRADISI ROKAT DESA “NYADHAR”: HARMONI NILAI AL-QUR’AN DAN BUDAYA LOKAL DI KEBUNDADAP TIMUR
Kata Kunci:
Living Qur’an, Rokat Desa “Nyadhar”, Local Culture, Qur’anic Values, Religious TraditionAbstrak
Penelitian ini mengkaji manifestasi Al-Qur'an yang Hidup dalam tradisi Rokat Desa “Nyadhar” (ritual pembersihan desa) di Kebundadap Timur, Sumenep. Pendekatan Al-Qur'an yang Hidup menekankan bagaimana Al-Qur'an tidak hanya dipahami sebagai teks suci tetapi juga dipraktikkan dan diinternalisasi dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an diintegrasikan ke dalam praktik budaya lokal melalui kegiatan keagamaan yang tertanam dalam tradisi Rokat Desa “Nyadhar”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosial-religius dan budaya, yang berfokus pada partisipasi masyarakat lokal dan siswa yang terlibat dalam program KKN STIQNIS Sumenep. Temuan menunjukkan bahwa tradisi Rokat Desa “Nyadhar” mewujudkan berbagai bentuk praktik Al-Qur'an yang Hidup, termasuk pembacaan Surah Yasin, tahlil, shalat berjamaah, istighosah, dan pembagian makanan (berkat). Kegiatan-kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai Al-Qur'an fundamental seperti tauhid, zikir, tawakkul, ukhuwah, dan sedekah. Lebih lanjut, tradisi ini berfungsi tidak hanya sebagai ritual keagamaan tetapi juga sebagai media dakwah budaya, kohesi sosial, dan pendidikan agama informal. Tradisi ini memperkuat identitas komunitas, mempererat keharmonisan sosial, dan memfasilitasi transmisi nilai-nilai Al-Qur'an lintas generasi. Dari perspektif teoretis, studi ini menyoroti bahwa Al-Qur'an yang Hidup adalah fenomena dinamis dan kontekstual, yang dibentuk oleh interaksi antara ajaran agama dan budaya lokal. Kesimpulannya, tradisi Rokat Desa “Nyadhar” di Kebundadap Timur mewakili integrasi harmonis antara nilai-nilai Islam dan kearifan lokal, yang menunjukkan bahwa Al-Qur'an terus hidup dan berfungsi dalam praktik budaya dan sosial masyarakat. Studi ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang studi Al-Qur'an yang hidup dengan menekankan pentingnya konteks budaya dalam memahami implementasi praktis ajaran Al-Qur'an.##submission.downloads##
Diterbitkan
2026-08-21
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR NURUL ISLAM SUMENEP

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
AL-QORNI COPYRIGHT NOTICE
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam AL-QORNI yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs  jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
- Semua Informasi yang terdapat di AL-QORNI bersifat akademik. AL-QORNIÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.