PENYEMBUHAN SPIRITUAL DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS TEMATIK INTERDISIPLINER TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN RELIGIUSITAS SOSIAL

Penulis

  • Siti Fatimah UNAB
  • Bashori UNIN

Abstrak

Dalam era modern, individu sering menghadapi gangguan kesehatan mental serta penurunan religiusitas sosial akibat tekanan hidup, alienasi sosial, dan krisis makna. Al-Qur’an hadir sebagai sumber nilai spiritual yang tidak hanya menekankan aspek teologis, tetapi juga menyentuh ranah psikososial manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep penyembuhan spiritual dalam Al-Qur’an secara tematik dengan pendekatan interdisipliner, guna menilai relevansinya terhadap pemulihan mental dan penguatan religiusitas dalam konteks sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi pustaka, dengan analisis tema dan integrasi teori dari psikologi humanistik serta sosiologi agama. Temuan menunjukkan bahwa sejumlah ayat terkait ketenangan batin, kesabaran, dzikir, tawakal, dan taubat membentuk kerangka penyembuhan spiritual yang utuh. Tema-tema tersebut memiliki keterkaitan teoritis dengan gagasan self-transcendence Viktor Frankl, kebutuhan akan cinta dan makna menurut Erich Fromm, serta solidaritas moral dalam pandangan Emile Durkheim. Kesimpulan dari studi ini menyatakan bahwa pendekatan penyembuhan spiritual berbasis Al-Qur’an berperan penting dalam mengatasi gangguan psikologis dan membina nilai-nilai religius sosial. Penelitian ini memperkaya khazanah keilmuan dalam pengembangan pendekatan integratif antara ilmu keislaman, psikologi, dan sosiologi. Kata kunci: terapi spiritual, Al-Qur’an, kesejahteraan mental, religiusitas sosial, studi tematik

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-06