Shiddiq dalam Dunia Maya: Fondasi Kejujuran dan Integritas di Era Digital
Kata Kunci:
Shiddiq, Islamic communication ethics, digital societyAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, khususnya melalui media sosial yang memungkinkan setiap individu menjadi produsen sekaligus penyebar informasi. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan serius berupa krisis kejujuran yang ditandai dengan maraknya hoaks, disinformasi, dan manipulasi konten digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai shiddiq dalam pandangan Islam sebagai landasan etika komunikasi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan terhadap sumber-sumber klasik dan kontemporer yang membahas konsep shiddiq, etika komunikasi Islam, serta fenomena komunikasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa shiddiq merupakan nilai akhlak yang bersifat komprehensif, mencakup keselarasan antara niat, ucapan, dan perbuatan, serta memiliki implikasi spiritual, moral, dan sosial. Dalam konteks dunia maya, nilai shiddiq memiliki relevansi yang kuat sebagai prinsip verifikasi informasi, tanggung jawab moral, dan integritas personal dalam bermedia. Penerapan nilai ini, yang sejalan dengan prinsip tabayyun, berpotensi menekan penyebaran hoaks dan memperkuat kepercayaan sosial. Dengan demikian, internalisasi nilai shiddiq menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun ekosistem komunikasi digital yang etis, beradab, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.##submission.downloads##
Diterbitkan
2026-02-18
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR NURUL ISLAM SUMENEP

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
AL-QORNI COPYRIGHT NOTICE
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam AL-QORNI yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs  jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
- Semua Informasi yang terdapat di AL-QORNI bersifat akademik. AL-QORNIÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.