ANALISIS KONSEPTUAL FATHANAH SEBAGAI BASIS KECERDASAN DALAM ERA DIGITALISASI
Kata Kunci:
Fathanah, Literasi Digital, Etika DigitalAbstrak
Transformasi digital telah mengubah pola komunikasi, pembelajaran, dan pemahaman keagamaan, sekaligus menghadirkan tantangan serius berupa misinformasi, degradasi etika, dan lemahnya literasi digital. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep fathanah sebagai kerangka kecerdasan Islam dalam merespons tantangan digital kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap sumber Al-Qur’an, hadis, dan artikel ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa fathanah merupakan kecerdasan integratif yang mencakup dimensi intelektual, epistemologis, dan etis, serta berperan penting dalam membangun literasi digital kritis, pengambilan keputusan moral, dan penguatan karakter dalam pendidikan Islam.##submission.downloads##
Diterbitkan
2026-02-18
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR NURUL ISLAM SUMENEP

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
AL-QORNI COPYRIGHT NOTICE
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam AL-QORNI yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs  jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
- Semua Informasi yang terdapat di AL-QORNI bersifat akademik. AL-QORNIÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.